Boleh saya menangis?

cry

Saya ingin dapat menerima hidup apa adanya, sebagaimana dunia menerima saya apa adanya… Dunia yang tidak menolak, saat saya mengeluarkan tangis pertama di dunia ini, yang konon menjadi nyanyian suci ayah bunda… Dunia yang tak pernah mengeluh saat saya mengeluarkan tangisan demi tangisan… yang ternyata tak pernah usai… tangisan yang terkadang dilumuri darah hitam legam dan merah bersinar😥, yang melukiskan luka lama yang mendera dan luka baru menyayat… Ya… I hope, you have the same wishes… as I do… Always!!!

Terkenang hari yang telah berlalu, yang memojokkan saya untuk membuka semua album jingga😦, yang tak pernah terbukukan…. Dan… malam ini, entah malam keberapa, saya kembali salah menuliskan angka di belakang bulan dan tahun… Subhanallah… Begitu cepat waktu berlalu…

***Mataram, 5 February 2013 [Saat kuharus belajar hidup, ditemani peluh dan airmata… Astaghfirullah robbal baroya. Astaghfirullah minal khotoya. Robbizidni ilman nafiah. Wawafiqli amalan maqbula. Waahabli rizqon wa si’a. Watub alaina taubatan nasuha. Amin… ]


49 thoughts on “Boleh saya menangis?

  1. menangis kenapa mbak? kadang dengan tidak menerima hidup sebagaimana apa adanya membuat kita berpacu untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.. sudah ya mbak, jangan sedih.🙂 senyuummmm

  2. Nangis ja Mila jika itu bsa buat kamu merasa lebih baik, karena air mata juga diciptakan untuk meluapkan kesedihan, tapi habis ituu bangkit lagi. cemunguuuud.🙂

  3. Menangislah Bu Bidan,
    Intinya, kemampuan untuk menjelaskan duduk permasalahan atau mengenang masa lalu yang menjadikanmu sampai menangis itu akan membantu Mila untuk keluar dari keluh kesah.

  4. Menangis memang kadang harus dilakukan. hanya untuk membuat lega saja. Wanita itu dalam keadaan senang menangis, sedih juga menangis #misteri wanita kata ust felix..
    jika wanita menangis maka peluk saja. Sini sini mil, tak peluk🙂

  5. Aku pernah tanya kaka ku apa aku boleh menangis jawabannya “Boleh, asal setelahnya neng bisa senyum” …. hum iyah akhirnya akupun menangis,🙂

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s