Diantara 2 Pilihan

“When one door of happiness closes, another opens;
but often we look so long at the closed door
that we do not see the one which has been opened for us.”
~ Helen Keller, 1880-1968 ~

Pernahkah teman teman berada dalam situasi dimana harus memilih 2 pilihan yang sama sama baik? saya sering mengalaminya, tapi kali ini saya merasakan inilah yang terberat setelah kejadian 2 tahun lalu yang persis sama dengan kondisi saya kali ini😦

Ya Allah saya benar benar bimbang, sebagai seorang muslim Istikharah tentu saja jalan terbaik … tapi entahlah apakah saya belum bisa membaca petunjuk Allah yang terbaik, but most of all, I believe  apapun keputusannya nanti itulah yang terbaik yang dipilihkan Allah karena sadar apa yang terbaik menurut saya belum tentu terbaik menurutNya

Hari ini, banyak pelajaran yang saya dapat hanya dari merenungi keputusan Allah atas hidup saya, saya tidak mau kehilangan kesempatan sedikitpun beribadah dan bersyukur, bersama orang orang yang saya cintai, my beloved parents, sister, family, friends, and you I love all of you 

Ya Allah apakah saya tergolong orang yang suka menganiayai diri sendiri? Apakah saya orang yang lupa akan garis alam yang sudah ditorehkan olehMu, Astaghfirullahal’adzim… Speechless  jadinya, teman mohon doanya yang terbaik ya😥

***Maghrib at Aikmel, while trying to re-Open my mind, July 28, 2012, 05, 37 pm ***


76 thoughts on “Diantara 2 Pilihan

  1. Pernah sih mba, …. pilihan yang sulit memang tapi jika kita yakin dan itu yang menurut kit baik (tanpa bimbang) maka itu baik🙂

    Semoga pilihan mba yang terbaik:mrgreen:

    “Setiap Tindakan Pasti Ada Sebab Dan Akibat”
    So… Pikirkan dengan matang😉
    #SEMANGAT😡❗❗❗

  2. subhanallah ketika kita dihadapkan pada dua pilihan, sebenernya hanya logika yang membatasi pada 2 pilihan itu, tapi percayalah pada bahasa hati yang lembut yang asalnya dari sang maha pemilih maka biarkanlah hati yang memilih itu semua,,, smoga kita smua dijauhkan dari hal yg menganiaya diri sendiri,,,,

  3. Tanya kepada Allah dan orang-orang terdekat. Biasanya orang lain bisa berpikir lebih obyektif daripada diri kita sendiri. Selamat memilih, Mila. Semoga pilihan Mila nanti adalah yang terbaik.

    1. saya setujuuu “Tanya kepada Allah dan orang-orang terdekat. Biasanya orang lain bisa berpikir lebih obyektif daripada diri kita sendiri”
      🙂

      amiin, semoga datang yang terbaik🙂

      trims mas Nando

  4. Allah memberi bukan yang kita inginkan tapi Allah memberi yang kita butuh kan jadi sabar dan ikhlas kunci utama, dan putus kan yang menurut hati kecil mba milla yang terbaik dengan catatan setelah mba milla mengadu ke pada Allah karena hanya DIA yang menggenggam setiap kebaikan.. semoga mba milla selalu dalam keridhoannya..

  5. saya pernah Mil…
    perlu waktu untuk mengambil keputusan dan perlu juga melibatkan orang yg di anggap bisa di percaya dan lebih dewasa sekedar meminta saran dari pengalamanya…

    semoga saja cepat dapat jalan keluarnya yang terbaik….

  6. Saya sedikit pesan (pernah alami juga bahkan sering), yang pasti… jika sudah memilih, jangan pernah merasa bersalah, karena pilihan sudah melewati proses “bijak”… Jadi, pilihlah dengan bijak, lakukan sebaik mungkin apa yang kita pilih, tanpa ragu.😉

  7. Assalaamu’alaikum wr.wb, Mila…

    Memang sukar untuk menebak apa yang Allah pilih buat kita setelah istikharah. Melakukan solat istikharah bukan hanya sekali sahaja. Harus banyak kali sehingga ada keberatan di hati apa yang kita pilih.

    Kadang kala Allah datangkan dengan mimpi yang samar akan sesuau keadaan atau sangat jeals. Aap-apapun, redha dengan ketentuan Allah kerana redha itu adalah ibadah hati.

    Bunda doakan kelapangan hati buat Mila dalam meneruskan pilihan yang sukar itu.
    Salam Ramdhan yang mulia.😀.

  8. Hidup ini memang selalu dipenuhi dengan pilihan kok Mil. Terkadang apa yang kita pilih belum tentu apa yang kita inginkan tapi tetap harus kita pilih. Dan terkadang belum tentu juga yang kita pilih itu adalah pilihan yang terbaik. Itulah hidup…

  9. Bu Bidan, pa kabar? Lama tak main kemari😀
    Idem sama komen yang lain, saya hanya ikut berdoa moga diberi yang terbaik di antara yang terbaik😀

  10. Memang hidup penuh dengan pilihan, dan manusia hidup untuk memilih. Memilih mana jalan yang terbaik. Jalan terbaik menurut diri dan menurut Alloh….
    Apapun pilihannya, semoga itu yang terbaik…

  11. Hmm.. status bbm saya: “Hidup hanyalah menyusuri guratan Lauhul Mahfuzh.” Semua udah ditulis mbak. Tinggal mohon perlindungan dari mudhorot atas pilihan yang mbak pilih. Jalani aja kalau sudah istikhoroh. Apa yang mbak pilih, itu lah jawaban istikhoroh. *maaf nih jadi sotoy gini😀

  12. Kalau menurut saya, jawabannya cuma satu sih mbak.
    Allah sudah menentukan pilihan yang tepat buat mbak.
    Tapi Ia ingin melihat kesabaran hambaNya sampai menuju saat itu..🙂

  13. Dilema, tapi apapun yang sedang dirasakan apapun yang sedang dihadapi bukankah Allah yang menciptakan isi hati manusia dengan segala ketetapan yang sengaja takseorangpun tahu maka yang paling benar kita kembalikan pada Dia yang menciptkan isi hati dan setiap kejadian dalam hidup kita🙂

    #Salam kenal mba🙂

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s