Rasaku Malam Ini

Pada sepertiga malam terakhir ini, saya menemukan sinar bulan kembali the half moon, walau cuma separuh tapi subhanallah, begitu indah memancarkan sinar yang diperoleh dari sang mentari. Rasanya pengen nyanyi *kau buatku menangis* deh…[gag nyambung :D]. Rembulan kali ini sangat indahPhotobucket, memancarkan cahaya ilahiyah, seakan ingin menyingkapkan kegelapan yang dibawa oleh malam.

Namun saya terhenyak tatkala menyaksikan air hujan tiba-tiba mengguyur basah semua yang berada di bumi ini, sepertinya sedang menjadi saksi hujan meminang bulan dari balik kaca jendela kamar saya🙂. Inikah petanda kasih sayang Mu ya Allah, Dzat Penguasa Alam semesta. Begitu mudah bagiMu mengubah sesuatu dalam sekejap.

Iyah, tak ada yang tak mungkin bagi Allah, Kun Fayakun jadilah maka jadilah ia, pasti tak akan sulit bila hanya sekedar mengganti suasana malam dengan sinar bulan yang indah menjadi malam yang kelabu dengan guyuran hujan nan dingin, begitu juga dengan  suasana hati kali yah🙂, dulu  senang sekarang  sedih, dulu tentram sekarang galau, dulu cinta sekarang belum tentuPhotobucket,  khusus untuk  yang terakhir ini saya jadi teringat kata om Mario di acara beliau semalam bahwa tidak seharusnya kita menggantungkan kebahagiaan pada seseorang selain Allah, masa iya  bahagia cuma ketika sama-sama, dan ketika seseorang itu pergi meninggalkan kita bahagianya juga ikut kebawa, duh jangan sampai deh… Sungguh Allah maha membolak balikkan hati.

Bagi yang sedang galau [ketahuan deh :)], semua masalah pasti ada pemecahannya, sebagaimana yang Allah janjikan, semua penyakit diturunkan bersama obatnya,  jadi apa yang harus ditakutkan dalam hidup ini? takut menghadapi masalah? bagaimana mungkin, karena hidup itu sendiri adalah masalahPhotobucket. So, take the risk n trust in Allah. Tak ada yang perlu ditakutkan kecuali takut kepada Allah SWT, Sang Maha Pencipta.

Dalam tahajjud malam ini saya hanya bisa berdo’a  “Ya Allah ambil airmataku basahi dunia dengan nyanyian rindu akan panggilan abadiMu. Saat aku terpuruk dalam doa kepasrahan berharap Kau pertemukan  aku dengan tautan jiwaku… entah di mana…”

 Malam ini, saya merasa sangat dekat dengan Mu ya Rabbi. Tolong rengkuh saya dalam buai RidhoMu, selalu…

“Aikmel, Oct-10-2011, 03.00 am”


33 thoughts on “Rasaku Malam Ini

  1. malam yang sepi memang waktu yang tepat untuk lebih mendekatkan diri pada Allah,,,

    Mila : Sepi, indahnya sepi…sesungguhnya Allah sangad dekat, lebih dekat dari urat nadi sekalipun🙂

  2. saya bisa merasakan betapa indahnya malam itu……tautan hati seorang anak manusia yang dhaif dengan Sang Khaliq yang Maha Segalanya……!

    Mila : Indahnya bila bisa lebih berserah diri padaNya

  3. Amien………🙂

    BTW itu gambarnya bagus banget.😀

    gimana punya kabar mbak???😀

    Mila : Alhandulillah Loewyi🙂

    terimakasih jejaknya disini

  4. Saat panas terikpun hujan bisa mengguyur tiba-tiba🙂
    Itulah kehendak Allah.
    Semoga kita selalu beradaa dalam lindungan Allah Ta’ala🙂

    Mila : Amiin, allahumma Aamiin

  5. betapa indahnya berada dekat dengan-Nya
    apalagi saat malam, di sepertiga yang akhir
    tak ada yang mengganggu
    tenang dalam belaian rahmat-Nya

    Mila : Sepertiga malam adalah salah satu waktu favorit saya untuk curhat, rasanya damaiiiiii🙂

  6. Allah tidak akan memberi hamba2-Nya cobaan yang tak mampu kita atasi.

    Mila : Iya kak allright, karena Allah maha tau apa yang terbaik untuk hambaNya🙂

  7. Semalam di tempat saya fool moon neng, sinarnya gak ada yang menghalangi.
    Salam buat aikmel dari pagutan. O iya, minta do’anya buat anakku yang hari ini genap satu tahun.

    Mila : Haaaa…salam buat si kecil kak, semoga tambah pinter, senantiasa diberikan kesehatan dari Allah SWT, Aamiin🙂

  8. Mendekat kepada Allah dalam situasi yang bagaimanapun tetap wajib kita lakukan. Jangan sampai Allah dilupakan ketika kita berada dalam kesenangan sementara baru didekati ketika sedang ditimpa kemalangan.

    malam adalah waktu yang paling tepat untuk mendekat dan merasakan kehadiranNya.

    Mila : Semoga kita menjadi hamba yang senantiasa bersyukur atas nikmatNya dalam setiap detik kehidupan kita, Aaamin

  9. Allah kan senantiasa bersama hambanya, jika hambanya setia kepada-NYA…….
    salam kenal jg sist🙂

    Mila : Iya sist, Allah akan mendekati hambaNya dengan berlari walaupun hambaNya mendekat dengan berjalan, Subhanallah

  10. amin ya Robb…nice post. inginku memeluk bulan tapi apa daya tangan tak sampai. he..he..salam persahabatan!!!

    Mila : Salam persahabatan juga mas, terimakasih jejaknya🙂

  11. Allah memang bisa mendatangkan hujan secara tiba-tiba. Kapanpun dan di manapun. Tapi Bekasi Barat udah berbulan-bulan ngga ngerasain ujan nih (lho koq jadi curhat ngga jelas? Halaaaah….)

    Mila : Allahlah penguasa langit dan Bumi

    terimakash kunjungannya mas, salam kenal

  12. hujan, kemarau adalah sesuatu yang tak jelas ditempatku, seolah kemarau terasa dingin hanya dua tiga hari kemudian turun hujan atau seharian berselimutkan mendung

    Mila : Paling tidak, sekarang sudah mulai turun hjan kan mas🙂

  13. subhanallah, saat kita merasakan keindahan cinta Ilahi dalam hati, terasa begitu nikmat dan adem, ingin selalu didekap oleh Allah, direngkul dan tak ingin dilepas
    jadi rindu aku pada Ilahi, sudah beberapa hari bahkan pekan tak menemuinya dimalam hari, aku jadi rindu pada_Nya .. (ko’ mataku jadi berkaca-kaca yach ):)

    Mila : Tahajjud sebenarnya adalah panggilan ilahi saat tidur lelap kita

    semoga kita menjadi hambaNya yang senatiasa dalam peluk ridhoya , Amiin

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s