Berserah pada-Mu

Cahaya itu tak lagi perdulikanku, bayang senyum tipisnya yang senantiasa mengisi ruang ruang galau hatiku, pun ketika ini terulang untuk kesekian kalinya, kumasih berdiri dengan mata nanar berharap cahaya itu berbalik membawa kebahagiaanku kembali😦

Indahnya tak lagi dirasa, hangatnya perlahan menjelma menjadi dingin beku yang tak terperi, dimana kira kira harum candanya pergi? iya kemana? Ya Robbi, bilakah semua ini  akan berakhir indah, aku dan rusukku dapat berdiri dalam satu garis takdirMu…

Telah kutinggalkan semua salah dan khilaf dalam sujudku malam ini, kuserahkan jiwa dan ragaku dalam 1/3 malamMu, mohon ampun padaMu atas jiwa yang telah kusakiti hatinya, atas jiwa yang menangis karena keberadaanku. Astaghfirullahaldzim

Sungguh semua urusanku telah ada dalam lauh mahfudMu, seharusnya ku tak perlu risau akan semua ini, jangan biarkan ini menjadi celah syetan untuk  menjerumuskanku, kuserahkan segala urusan ini padaMu Ya Robb, aamin

*dalam hening malam yg damai (Lombok timur, 11/09/11)


5 thoughts on “Berserah pada-Mu

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s