Maafkan Saya yang Tak sempurna

*Sebuah catatan untuk saudaraku :

Sebuah pesan singkat yang menyesakkan dada, haruskah saya berdiam diri atas semua masalah saudara saya, bukankah masalahnya adalah masalah saya jugaPhotobucket, apalah arti sebuah hubungan jika tak ada kepedulian didalamnya, salahkah saya mempertanyakan lagi hadir saya untuknya?

Apakah saya harus melempar diri sejauh mungkin tatkala saudara saya sudah bergelut dengan “masalah” nya, sesuatu yang seharusnya tidak perlu dipermasalhkan adanya ketika saudara saya mampu mensyukuri sekecil apapun nikmat yang Allah berikanPhotobucket, masalah yang seharusnya bisa dipetik hikmahnya karena kehidupan adalah gudang berbagai cobaan dan ujian, hidup tanpa ujian dan coban berarti MATI bukan?, pikirkanlah bahwa nikmat yang telah diterima dari Allah jauh lebih besar dari masalah ini, berapa banyak yang tak punya orang tua lengkap  yang bersedia memenuhi segala kebutuhan kuliah seperti yang saudara saya miliki? berapa banyak orang yang terbaring tak berdaya dengan anggota tubuh tak sempurna ketika saudara saya mampu belajar, membaca, menulis dengan segala fasilitas yang dimiliki, pernahkah saudara saya berfikir bahwa bagaimana perasaannya jikalau kedua saudara perempuannya diperlakukan seperti yang ia lakukan pada saya sekarang😦

Mungkin saya terlalu berlebihan, iya saya terlalu berlebihan…mungkinkah saya menuntut perhatian lebih jika saudara perempuannya saja mengaku tidak bisa mendapatkan itu😦

Bukankah saudara saya yang senantiasa mengatakan untuk selalu berfikir positif,  yang selalu menarik tangan saya  ketika tertimpa kegundahan dan sekarang jujurlah  pada saya, apa yang menyebabkan saudara saya berbeda sekarang? ketakutan pada kegagalankah? ataukah kegelisahan dalam menatap masa depan?

Jikalau itu benar, tak perlu khawatir dengan berbaik sangka kepada ALLAH akan merubah musibah menjadi anugrah, kesedihan menjadi kegembiraan. Karena ALLAH mengikuti prasangka hambaNYA. Ujian, masalah bertubi2, merasa diri rendah bahkan tak berguna yang terjadi akan berubah dalam sesaat menjadi kekuatan hidup yang kian membuat  saudara saya lebih bijaksana dan dewasa.

saya memang selalu menjadi bebanPhotobucket, saya selalu bersikap bahwa sayalah yang paling benar, saya makhluk tak berguna untuk saudara saya😦, jadi maafkan bila saya tak sempurna seperti yang terfikirkan selama ini😦

Ya Allah…saya benar-benar dalam posisi tak menentu😦, saya serahkan akan kemana saya dan saudara saya ini pada akhirnya, berikan yang terbaik Ya Allah. Aamiin


23 thoughts on “Maafkan Saya yang Tak sempurna

  1. Ujian adalah untuk naik tingkat…suka tidak suka akan bertemu.,..

    Mila : Segala sesuatu yang ada di dunia ini telah ditentukan, dan semua yang AKAN dan TELAH terjadi, telah ditetapkan. Ujian, cobaan, nikmat.. semuanya telah ditetapkan oleh-NYA.

  2. manusia tiada yang sempurna sis, semua punya kelemahan dan kekurangan, tergantung kita saja bagaimana memanfaatkan kelemahan dan kekurangan kita itu..

    Mila : iya mas…
    Terkadang manusia seringkali merasa tidak mampu untuk menghadapi cobaan-cobaan hidup. Bahkan banyak pula yang tak menyadari bahwa semua nikmat dan semua ujian itu hanya berasal dari satu sumber. Semua itu berasal dari pemilik seluruh jiwa-jiwa manusia dan penguasa seluruh hati-hati manusia, yaitu Allah, Sang Maha Kuasa. Parahnya, ada juga yang menyesali diri sendiri, menganggap nasib diri terlalu sial, sehingga tak pernah mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.terakhir itu😦
    semoga saya tidak menjadi bagian dari yang terakhir itu😦

  3. no bodys perfect… keep positif thinking .. baca mantra ini dech dlam hati ” semua pasti baik-baik saja” good luck

    Mila : All is well…all is well…mungkin gitu juga gag? hee

  4. assalamu’alaikummmmm …
    teh milllaaaaaa … hehehe … berkunjung … muiss u so much … ^_^
    salam 4antum …
    hmm … tema kita sama … posting tentang ‘maaf’ … agaknya sehati kita … hehehe …

    Mila : Wa’alaikumussalam….

    iyah, nanti sering berkunjung aja laha ya😀

    [NGAREP mode : on]

  5. No body perfect….🙂
    disetiap kelebihan pasti ada kekurangan.🙂
    Keep semangat mbak….😀

    Mila : Iya bener bgd…

    ok, makasih banyak ya Loewyi🙂

  6. Serahkan semuanya kepada ALLAH SWT.karena hanya kepadaNYA kita berlindung dan meminta pertolongan.

    Mila : Sunnguh Allah mengerti yang terbaik untuk hambanya🙂

  7. bersabar……
    sesungguhnya hikmah di balik kesulitan itu ada kemudahan..yg di dapatkan…

    Mila : Aamiin, semoga saya bisa menjalankannya🙂

  8. Membaca, menyimak, dan ikut merenungkan. Kadang kita pun demikian, meski dalam wilayah dan porsi yang berbeda. Sungguh, marilah berdoa memohon kekuatan dan kebaikan kepada Allah Swt. Semoga ke depan yang terjadi adalah berkah dan penuh rahmat-Nya.

    Mila : Aamiin Ya Robb

  9. tenang saja…
    semua akan indah pada waktunya…..
    Allah akan memberikan yg terbaik, terbaik menurut Allah, bukan terbaik menurut manusia…

    *nb: setelah saya baca tulisan ini, kok sepertinya ada sesuatu maksud yg tersirat… tentang si “saudara”… atau mungkin aku salah baca… hehe….

    Mila : Bener bgd mas, baik menurut manusia belum tentu baik menurut Allah gt🙂

    tulisan ini lebih untuk menasehati diri saya sendiri mas🙂

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s