JOGJAku, Kembalilah Berhati Nyaman

Jogja, kota saya kini tengah berduka… setelah tahun 2006 silam, Merapi kembali memuntahkan isi perutnya, tidak tanggung2, yang konon katanya terbesar selama 100 tahun terakhir. Duwh, jadi gak ngerasa nyaman lagi tinggal di Jogja Photobucket, walaupun pusat kota tempat saya berjarak kurang lebih 40 km dari Merapi, tapi itu tidak menjamin rasa was-was ini hilang, dampak berupa hujan abu vulkanik sangatlah terasa… Hampir 4 tahun saya tinggal di Jogja, menuntut ilmu sebagai anak rantau yang jauh dari keluarga🙂.

Gambar diatas saya ambil di jalan menuju kampus saya, jarak pandang tidak sampai 10 meter, jalan-jalan, atap rumah dan pepohonan dipenuhi abu vulkanik

Tayangan televisi yang sedemikian rupa menyentuh rasa kemanusiaan semua orang membuat Ibu dan keluarga besar  saya di Lombok tidak kalah cemasnya Photobucket, Hmph… kasih sayang seorang Ibu, but mom don’t worried about me, I’m fine Alhamdulillah. Saya terima sebagai ujian keimanan untuk terus berbenah diri.

–Atas– Dan ini kali kuning [gambar saya ambil 9 bulan lalu] adalah sungai yang dikelilingi hutan pinus nan indah, dan sekarang salah satu sungai yang menjadi aliran lahar dingin meletusnya merapi –bawah–

Yang bisa saya lakukan sekarang adalah berdoa, berdoa untuk keselamatan semua, semoga semua ini cepat berakhir, dan Jogja tercinta kembali berhati nyaman🙂, Amien Ya Robb


56 thoughts on “JOGJAku, Kembalilah Berhati Nyaman

  1. Itu memang siklus alam, kita tidak bisa atau tidak kuasa mengubahnya, tapi kita bisa beradaptasi dan menolong mereka yang memerlukan saat ini.

    Mila : Yupzz, bener bgd mas …..

  2. sedih juga ngeliat jogja tertimpa musibah lagi.. duh jadi inget gimana hebohnya sewaktu gempa tahun 2006. saya nggak tau kondisi di lapangan sekarang seperti apa, yang jelas sewaktu gempa tahun 2006 jogja sangat mencekam apalagi sewaktu ada isu tsunami dulu itu. waktu gempa 2006 mbak mila udah di jogja belum ya?

    yang mau tiket gratis AirAsia kemari http://bit.ly/dlIi7v😀

    Mila : Yang jelas, semua dalm kondisi memprihatinkan mas, hanya doa, dukungan dan bantuan kita yang dapat meringankan beban mereka sekarang…

    belum mas, saya di Lombok masih kelas 2 SMA waktu itu🙂

  3. Allah sudah berkehendak, Allah tidak memberikan ujian kepada umatnya yang beriman kecuali sesuai dengan kemampuan umat tesebut. Moga aja mbak Mila selalu dalam lindunganNya, ingatlah selalu padaNya. Semoga yang kena bencana diampuni dosanya

    Mila : Amien, terimakasih doanya

  4. Semoga Mila baik2 saja ya di Yogya , gak kurang suatu apapun.
    bunda hanya bisa ikut berdoa saja dlm setiap sujud , bagi saudara2 kita yg terkena musibah, agar diberikan kesabaran dan ketabahan ,amin
    salam

    Mila : Terimakasih doanya Bunda….

  5. Saya berharap juga semoga cepat selesai supaya warga korabn bencana baik yang ada di wasior, Mentawai, dan Merapi dapat meneta hidupnya kembali menuju yang lebih baik…

    Mila : Amien ya Robb

  6. Merapi sedang meradang, Jogja tak lagi nyaman.
    Mari kita berdoa semoga kawasan bahaya tidak berkembang lagi dari 20 menjadi 60 km
    Jangan percaya berita sms

    Mila : Iya tuh, sms dari pihak yang tak bertanggung jawab😦

    amien trims doanya untuk masyrkat Jogja🙂

  7. Turut berduka mba’ Mila. Semoga Jogja cepat kembali seperti yang dulu lg.
    Bicara ttg bencana Merapi jd teringat ama lagu Ebiet GAD nih….

    Mila : Amien…makasih mas🙂

    emang identik dengan lagu bencana tuh🙂

  8. salam …… semoga derita segera berakhir ini semua kehendakNya .

    semoga saudara 2 yang berada dalam zona bencana di berikan ketabahan dan para kurban yang meninggal di teriima di sisiNya …khususnya warga Boyolali. ,klaten , yogya

    Mila : Amien ya Robb

  9. Setiap bencana yang menimpa adalah pelajaran yang tidak bisa dilupakan, dan setiap musibah yang menimpa akan selalu terukir dalam pikiran kita. Bencana merupakan teks yang abadi yang ada di alam pikiran.

    Mari kita doakan saudara-saudara kita agar diberikan jalan kemurahan dan kekuatan dalam menghadapi segala musibah yang menimpa mereka.

    Dengan Mengatasi Permasalahan Yang Kecil; Maka, Kita Dapat Mengatasi Permasalahan Yang Besar.

    Sukses selalu.

    Salam ~~~ “Ejawantah’s Blog”

    Mila : Amien, dan ini tak lepas dari kehendak Allah…. tak ada sesuatupun terjadi tanpa izin Allah

  10. moga mila dan rakan di sana baik-baik..
    kita di Malaysia tidak terkecuali dari ujian Tuhan. beberapa negeri ketika ini sedang dalam banjir yang agak besar juga..
    moga kita semua berupaya sabar dan tabah menghadapi ujian dan dugaan ini…

    Mila : Amien, ini adalah ujian dari Allah sekaligus peringatan…

  11. saya jadi ingat waktu saya di magelang dulu.. abu vulkanik dimana mana.. benar2 prihatin…

    Mila : Semoga ini cepat berlalu ya mas, ikut berdoa…

  12. meskipun tertutup hujan abu pesona jogja tetap terpancar…,
    hal ini bisa di lihat dari keramah tamahan masyarakatnya biarpun sedang terkena musibah rasa saling tolong menolongnya tak hilang….,

    jogja selalu di hati…,

    Mila : Begitulah Jogja… senantiasa berhati nyaman🙂

  13. Assalaamu’alaikum… Mila

    Sahabat…. Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
    Di bulan Zulhijjah, Iedul Adha kembali menyapa hari
    Kemaafan dipohon untuk khilaf dan salah jika mengkhianati
    Sebuah pengorbanan tulus jadi iktibar membaiki diri

    Mohon Maaf Lahir dan Bathin

    Salam keindahan Iedul Adha 1431 H dari saya di Sarikei, Sarawak.

    Mila : Wa’alaikumussalam Bunda….

    selamat hari raya Idul Adha juga Bun, mohon maaf lahir bathin

  14. Semoga kita selalu tabah menghadapi ujian dari Allah. Tidak ada bumi yang selamat dari perhatian Allah untuk dijadikan bahan iktibar kepada manusia tentang kekuatan dan keperkasaanNya dalam menguruskan alam sarwa jagat ini.

    marilah kita berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepadaNya.
    Turut bersimpati kepada mereka yang menjadi korban dalam bencana alam tersebut..

    Salam manis dari bunda buat Mila.

    Mila : Terimakasih Bunda🙂

  15. Pertama kali ke Jogja dan jateng di tahun 2000, aku langsung jatuh cinta pada kota ini. Keluyuran tengah malam tidak merasa takut, karena penduduknya sangat santun dan sangat menghormati tamu atau pendatang. “monggo” adalah kata yang sering kudengar setiap lewat kerumunan warga di pelosok/gang di kampung-kampung. Banyaknya tinggalan sejarah seperti keraton dan candi adalah daya tarik lainnnya. Semoga merapi berhenti “batuk”, agar geliat jogja kembali seperti yang dulu…

    Mila : Amien Ya Robb🙂

  16. Semoga kita semua termasuk orang yang Pandai dalam mengambil hikmah dari setiap peristiwa. salah satunya berbagai bencana yang kini telah menimpa negeri kita. Dengan ini kita akan tambah sabar dan berlapang dada dengan keputusan yang Allah Subhanahu Wata’ala berikan

    Mila : Allah tidak pernah menciptakan sesuatu sia2….

    pasti adfa hikmah dibalik peristiwa

  17. gimana kabar, semoga baik ya Blog yang bagus .musibah ini membuktikan bahwa Allah adalah maha berkehendak semoga kita sebagai umatnya untuk tetap sadar dan semakin mawas diri

    Mila : Alhamdulillah…. terimakasih mas🙂

  18. sekarang khan sudah tenang dan kembali berhati nyaman🙂

    numpang lewat ya mau baca artikel🙂

    Mila : Alhamdulillah sudah, bencana sudah berakhir🙂

    terimakasih kunjungannya

  19. yuk…jdkan jogja kembali ke awal seblm terjd bencana…kpn2 mampir ya…

    Mila : InsyaAllah…

    Aamiin, jogja berhati nyaman selalu koq, ngangeni bngdddd
    🙂

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s