IKHLAS…

Sekembali dari liburan, hati saya rasanya tentram bercampur gundah, campur aduk…gundah lantaran saya harus memikirkan tugas2 yang terbengkalai karena liburan kemarin benar2 tak tersentuh, bagaimanapun juga harus selesai sebelum kuliah dimulai 4 hari lagi, inilah niat saya kembali lebih awal karena saya tahu lebih lama saya di rumah saya pasti tak bisa mengerjakan tugas saya dengan baik Photobucket, nah semoga saja saya bisa mengerjakan tugas saya tepat waktu…amien! selain itu banyak sekali pikiran2 yang mengganjal saya menjelang kuliah on lagi,,,apalagi saya tidak akan punya liburan seperti ini lagi, habis lebaran kewajiban saya menunggu…PKL, PK, KTI, Ya Allah semoga saya bisa melaluinya dengan baik dan lancar…

Liburan kali ini juga saya belajar hal yang besar dari seorang sahabat saya, ”IKHLAS” yah kata inilah kiranya yang membuat saya berterimakasih tak terkira padanya, tanpanya mungkin saya tidak akan pernah mengalami ikhlas yang begitu besar  dalam kehidupan saya, awalnya sulit memang tapi lama saya saya tersadar mungkin Allah menghendaki saya berpisah dengan seseorang yang padanya pernah tempat saya menitipkan hati lantaran Allah tidak ingin saya menduakanNya disetiap ibadah yang saya lakukan. Dari lubuk hati yang paling dalam saya belajar menerima segala apa yang terjadi, jika saya pikirkan hikmah yang akan saya petik sungguh luar biasa  untuk masa depan saya …begitu juga untuknya Photobucketsaya sama sekali tak punya hak atasnya, itu juga yang ibu saya katakan, ah ibu memang selalu tahu cara menguatkan hati saya, kata2nya mampu menjadi bendungan untuk setiap tetes air mata saya. Saya juga harus belajar memaafkan, saya bukan Tuhan yang berhak menghukumnya dengan cara seperti ini, Allah saja memaafkan hambanya yang bersalah, apa hak seorang hamba menutup pintu maaf untuk hamba yang lain…saya tidak ingin menyesal di akhirat nanti karena saya tidak bisa mencium bau syurga Allah lantaran saya tidak sanggup memaafkan, rasanya saya sekarang benar2 memaafkannya Photobucket, inilah satu2nya langkah awal untuk saya melupakan segalanya, memulai lembar baru kehidupan saya, meninggalkan masa lalu saya, memulainya dari awal dan menjemput planning terbaik Allah untuk saya.

Endingnya saya sangat berterimakasih padanya, karenanya saya mengerti bahwa persahabatn kami jauh lebih lebih baik dari apapun di dunia, jika Allah menghendaki kami bertemu lagi, itulah yang terbaik untuk kami, akan tetapi jika tidak maka itu  jugalah jalan menuju kebahagiaan yang tak pernah bisa kami bayangkan sebelumnya.


2 thoughts on “IKHLAS…

  1. bener bgd mas,,,keyakinan itulah yang sekarang ini sedang saya tanam dalam-dalam di hati saya :(terimakasih kunjungan baliknya ke blog saya…

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s