Ketika hawa patah hati…

Seberapa salahkah diriku, hingga kau sakiti aku begitu menusukku … inikah caramu membalas, aku yang selalu ada saat kau terluka …seberapa hinanya diriku hingga kau ludahi semua yang kuberi untukmu, tak ada satupun perasaan yang mampu membuatku begitu terluka…

Hupph….sepertinya lagu ungu ini mampu menyayat-nyayat hati orang yang mendengarnya (gak habis pikir koq bisa ya si pembuatnya menciptakan lagu yang berdarah-darah kayak gitu!!!), sepertinya lagu wajib alias soundtrack of my life bagi hati-hati yang lagi patah hi hi hi….

Ngomong2 patah hati, saya teringat lagi tingkah2 sahabat saya beberapa waktu yang lalu…sepertinya mereka baru mengalami yang namanya goncangan jiwa sesaat akibat putusnya pola interaksi alias patah hati nih, tapi mengapa mereka bisa berbuat yang aneh2 yach…seperti menangis 7 hari 7 malem, cemberut,  gak mau makan walau akhirnya kalau laper makan juga, trus murung dengan tatapan kosong bagai orang yang tidak punya semangat hidup!!! Duh,,sebesar itukah pengaruh kehilangan adam bagi hawa,..tapi bagaimana jika adam yang lagi patah hati???

Jika ditanya apakah laki-laki bisa patah hati, maka jawabnya tentu saja bisa karena laki-laki dan wanita sama-sama memiliki ‘hati’ dan jika hati itu kecewa/sedih/terpukul/disakiti maka ‘hati’ itu pun bisa terluka dan wujud dari luka itu bisa berbentuk air mata, kekesalan, perenungan, berdiam diri atau amarah.

Meskipun sama-sama bisa patah hati tapi cenderungnya ada penerimaan dan penyikapan yang berbeda antara laki-laki dan perempuan ketika mereka patah hati. Para wanita yang secara fitrah lebih peka perasaannya cenderung akan sulit melupakan kesedihan dan menyimpan luka itu sangat dalam di memori pikirannya. Sedang para laki-laki kecenderungannya akan sedih dan emosi di muka tapi lambat laun bisa menerima kejadian yang membuat ia patah hati. kalo laki2 patah hati dia akan membiarkan air matanya mengalir,sambil main basket,sambil loncat,sambil mukul bola,sambil teriak lepas..dan plong..dia tersenyum meski air matanya masih tetap mengalir..dan dia akan tertawa terbahak-bahak setelah menyadari kebodohannya meski masih dalam deraian air mata (wedeu….gitu yach!!!).

***ketika sahabat saya bertanya apakah saya pernah patah hati, dengan tersenyum saya menjawab tentu saja pernah, kemudian dia bertanya lagi mengapa dia tidak pernah melihat saya bertingkah layaknya orang patah hati…pertanyaannya kali ini sungguh membuat saya geli,,,memangnya harus ditampakkan ke kamu (hi hi dianya cemberut!!!),

Sahabat memang sangat berarti buat saya,  bukan berarti segala apa yang menimpa saya harus saya ceritakan kepada sahabat,,,entahlah tapi saya lebih suka berbagi dengan Yang Maha Pemberi rasa patah hati itu, karena saya percaya Allah memberi saya  luka itu pasti merupakan teguran agar saya lebih dekat lagi denganNya…

Hmmm…ini kali keduanya saya patah hati, sebelumnya butuh 2 tahun untuk mengeringkan hati saya yang luka karena  first love saya patah, itupun karena ada yang berhasil menyembuhkannya, kemudian si penggantinya juga mematahkan hati saya…(dih koq jadi curhat yak!) dari ini saya berpikir InsyaAllah saya tidak akan pernah menyakiti atau melukai hati orang lain karena saya tau bagaimana perih yang ditimbulkannya,,,

Saya selalu berdoa semoga ia selalu diberikan kebahagiaan karena saya yakin doa ini akan kembali pada saya…

Dan….

akhirnya cukuplah Allah yang saya cintai sekarang karena saya tahu Allah Maha Mencintai tanpa pernah melukai…


2 thoughts on “Ketika hawa patah hati…

Tulis komentar mu, kawan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s