Category Archives: galau

Fly Me

Seharian ini semangat beraktifitas saya hilang entah kemana…istirahat siang ini  ditemani lagu  fireflies-nya owl city, dan part inilah yang paling saya suka *please take me away from here* :P persis dengan kondisi saya sekarang, ingin rasanya sejenak meninggalkan kepenatan ini, sehari saja tak punya beban di dada…oh Ya Allah I can’t figure out the way since I miss You badly :(

Ya Allah

Fly me to the moon…

Let me be among the stars…

:oops:

*sungguh khayalan tingkat tinggi :P

[Tolong] Maafkan Saya

Kalimat “Allah hanya akan memberikan yang terbaik untuk hambaNya” adalah yang senantiasa menghibur saya kini setelah semua kehilangan yang kerap menghampiri, kata kata yang  saya coba tanam di lubuk hati yang terdalam bukankah tak ada makhluk yang sempurna begitu juga saya :( , saya sangat sadar bahkan tak jarang terfikirkan bahwa saya memang bukan orang yang baik  untuk BELIAU tapi apakah ini berarti saya tak berhak mendapatkan sedikit saja harapan untuk rasa yang dinamakan CINTA :(

Maafkan saya ya Allah, hari-hari pengaduan ini bertambah dengan keluhan “Lidahku kelu”. Ya… sangat kelu dalam balutan erat doa, karena tak ada kata yang dapat menggambarkan isi bathin ini. Selain suatu permohonan yang terlalu melambung tinggi.

Maafkan saya Ya Allah, saya kembali bertanya “adakah yang salah dengan diri saya?” sungguh semua kenangan itu masih sangat indah yang ternyata mengingatnya kini membuat hati saya terasa sakit :( , apakah ini balasan atas semua perjuangan saya yang diartikan lain oleh BELIAU, sungguh tak  ada maksud untuk melakukan hal yang mengecewakan, karena janji itu kan selalu saya tepati sepanjang saya bisa [ingin sekali beliau mengetahui ini ]…

Maafkan saya Ya Allah, akhirnya saya menangis kembali malam ini, saya berjanji untuk memperbaiki diri lebih dan lebih baik lagi…

**Aikmel, 8th Nov 2011, When everything is so weird… so confused… so lonely…  so tired… **

Terus Melangkah

Salah satu lagu favorit saya  adalah “From beginning untill now”nya Ryu, dan kalimat *be yourself no matter what they say* menjadi slogan terindah saya saat menyelesaikan studi di Jogja (2007-2011). Dulu saya  punya self-esteem yang rendah banget [sampai sekarang juga masih sih :) ]. Tapi dengan kalimat itu saya  maju terus pantang mundurPhotobucket, walau  kadang malu-maluin, hehehe

Seringkali terlintas masa-masa sulit menjalani 4 tahun tersebut. Usaha yang saya lakukan tak jarang menuai cibiran dan terkesan merendahkan dari orang-orang sekitar saya kala itu. Tapi saya yakin, saya yang sekarang tentu takkan pernah ada jika tak berhasil melalui semua itu.

Tak terkecuali apa yang saya lakukan sekarang, ada saja yang membuat semangat saya kendor :( , impian terselubung yang ingin saya capai seakan mustahil terwujud dimata orang lainPhotobucket. Salahkah jika bermimpi? saya rasa tidak, saya punya kesempatan yang sama untuk sukses seperti orang lain karena kita sama-sama makhluk ciptaan Allah, mimpi adalah kunci, itu kata Nidji kan yah :) orang yang tak berani bermimpi mencapai sesuatu , seketika itu pula pintu impiannya akan tertutup rapat.

Malam ini saya menemukan Quote of the day dari  Ella Fitzgerald [With her three-octave range, a purity of  tone, and a wonderfully expressive voice, singer Ella Fitzgerald has been called the voice of American jazz]

“Just don’t give up on trying to do what you really want to do. Where there is love and inspiration, I don’t think you can go wrong”.

Okelah, mungkin intinya terus berusaha jangan pernah menyerah, karena kita tidak akan pernah tahu hingga kita mencoba. Hasil akhirnya biar Allah yang menentukan

Selama nafas masih berhembus, asa harus selalu tergantung tinggi. Kadang timbul rasa galau dalam hati, namun I believe that usaha dan doa harus seiring. Allah tak pernah tidur…

*Streaming-an ditemani suara mas Arya di acara Dreamland SwaragamaFM, huffth…sedikit mengobati rindu akan Jogja :’(

Rasaku Malam Ini

Pada sepertiga malam terakhir ini, saya menemukan sinar bulan kembali the half moon, walau cuma separuh tapi subhanallah, begitu indah memancarkan sinar yang diperoleh dari sang mentari. Rasanya pengen nyanyi *kau buatku menangis* deh…[gag nyambung :D ]. Rembulan kali ini sangat indahPhotobucket, memancarkan cahaya ilahiyah, seakan ingin menyingkapkan kegelapan yang dibawa oleh malam.

Namun saya terhenyak tatkala menyaksikan air hujan tiba-tiba mengguyur basah semua yang berada di bumi ini, sepertinya sedang menjadi saksi hujan meminang bulan dari balik kaca jendela kamar saya :) . Inikah petanda kasih sayang Mu ya Allah, Dzat Penguasa Alam semesta. Begitu mudah bagiMu mengubah sesuatu dalam sekejap.

Iyah, tak ada yang tak mungkin bagi Allah, Kun Fayakun jadilah maka jadilah ia, pasti tak akan sulit bila hanya sekedar mengganti suasana malam dengan sinar bulan yang indah menjadi malam yang kelabu dengan guyuran hujan nan dingin, begitu juga dengan  suasana hati kali yah :) , dulu  senang sekarang  sedih, dulu tentram sekarang galau, dulu cinta sekarang belum tentuPhotobucket,  khusus untuk  yang terakhir ini saya jadi teringat kata om Mario di acara beliau semalam bahwa tidak seharusnya kita menggantungkan kebahagiaan pada seseorang selain Allah, masa iya  bahagia cuma ketika sama-sama, dan ketika seseorang itu pergi meninggalkan kita bahagianya juga ikut kebawa, duh jangan sampai deh… Sungguh Allah maha membolak balikkan hati.

Bagi yang sedang galau [ketahuan deh :) ], semua masalah pasti ada pemecahannya, sebagaimana yang Allah janjikan, semua penyakit diturunkan bersama obatnya,  jadi apa yang harus ditakutkan dalam hidup ini? takut menghadapi masalah? bagaimana mungkin, karena hidup itu sendiri adalah masalahPhotobucket. So, take the risk n trust in Allah. Tak ada yang perlu ditakutkan kecuali takut kepada Allah SWT, Sang Maha Pencipta.

Dalam tahajjud malam ini saya hanya bisa berdo’a  “Ya Allah ambil airmataku basahi dunia dengan nyanyian rindu akan panggilan abadiMu. Saat aku terpuruk dalam doa kepasrahan berharap Kau pertemukan  aku dengan tautan jiwaku… entah di mana…”

 Malam ini, saya merasa sangat dekat dengan Mu ya Rabbi. Tolong rengkuh saya dalam buai RidhoMu, selalu…

“Aikmel, Oct-10-2011, 03.00 am”

Indahnya Luka

Saat luka itu berangsur sembuh dan menjelma keikhlasan, pada akhirnya Sang Maha Cinta kelak mengirimkan orang yang telah kita ikhlaskan itu kembali ke pangkuan kita. Kalaupun tidak, Ia akan kirimkan orang yang lebih baik daripada orang yang pernah menorehkan luka itu
# om Mario

Hari ini saya menerima pesan singkat [lagi] dari seorang sahabat saya, sahabat ketika  masih berseragam merah hati dulu :) , pesan singkat yang mengatakan bahwa dia baru saja terluka oleh rasa yang bernama cinta, sang pujaan hati tak kunjung membalas hal yang sama pada sahabat saya ini, iyah sahabat saya baru saja mengalami cinta yang bertepuk sebelah tangan, sesuatu yang menyebabkan luka pasti :(

Ini bukan kali pertama saya menjadi ladang curhat bagi sahabat-sahabat saya, tapi [anehnya] kebanyakan dari mereka adalah sahabat adam saya, makhluk yang saya kira paling sering melukai kini bisa juga terluka hatinya [iyalah Mil kaum adam kan juga manusia :) ]. Dari nadanya saya tahu lukanya dalam Photobucket, meskipun kaum adam pantang menangis tapi saya tahu diseberang sana sahabat saya  rapuh.

Ternyata urusan hati memang tak ada ujungnya, dan benar kata Ungu bahwa cinta adalah misteri yang kita tak pernah tahu bagaimana akhirnya, karena semua pasti akan berakhir, tak ada yang abadi di bumi Allah ini. Innasholati wanusuki wamahyaayaa wamamaati lillahirabbil ‘alamin bukankah doa inilah yang senantiasa kita lantunkan disetiap sholat, maka tak ada satupun alasan yang membuat kita tak menyerahkan luka sekecil ini padaNya, bukankah Allah yang memberi luka maka niscaya Allahlah Maha Penyembuh luka, Subhanallah sesungguhnya Allah sedang ingin mendekap kita tatkala merasa semua cobaan hidup terasa berat. Bahagianya bila bisa menikmati pedihnyaPhotobucket, menjadikan semua sebagai penenang jiwa, maka berterimakasihlah pada luka  dan si pemberi luka.

Sungguh apa yang ada di muka bumi adalah milik Allah semata, rasa kehilangan pada diri manusia hanya akan ada ketika merasa pernah memilikinya bukan, sahabat saya pasti merasa memiliki pujaan hatinya hingga ketika si pujaan hati tak lagi disisi maka bisa dipastikan hati akan terasa dikoyak  Photobucketdan merasa menjadi manusia paling menyedihkan di bumi :) , toh semua akan berubah seiring waktu tak ada yg statis, bahagia tak abadi apalagi luka, jadi jangan khawatir pasti akan Allah ganti dengan yang terbaik, sang pujaan hati belum tentu pilihan Allah yang terbaik, jadi tugas kita adalah terus dan terus memperbaiki diri, menata hati untuk menjadi pribadi yang ikhlas dan memperbanyak ibadah yang akan semakin mendekatkan kita kepadaNya, bukankah hamba yang sholeh sholehah akan mendapat pasangan yang sholeh sholehah juga, Allah tak pernah salah memasangkan, itu janji Allah dan Allah tak pernah ingkar janji.

hmm, terimakasih ya Mil nasehatnya, akan coba dijalani meskipun berat, ah…Mila ni gak tw rasanya sih :( ” saya tertegun, siapa bilang saya tidak pernah mengalami luka, saya pernah berada dipojok kamar sambil menekuk kaki ke dada sekedar meringankan nyeri ulu hati saya yang sakit terobek robek dan mencoba membendung aliran sungai di kedua kelopak mata sayaPhotobucket, tapi tentu saja ini adalah masalah pribadi saya, saya hanya akan berbagi dengan PEMILIK luka :)

ah…indahnya luka jika kita bisa mengartikan ini dari sisi yang berbeda :)

*Aikmel,  Sept 22, 2011, 00.56 am*
Saat teringat dirimu dalam angan, walau t’lah bertemu dalam do’a…

Berserah pada-Mu

Cahaya itu tak lagi perdulikanku, bayang senyum tipisnya yang senantiasa mengisi ruang ruang galau hatiku, pun ketika ini terulang untuk kesekian kalinya, kumasih berdiri dengan mata nanar berharap cahaya itu berbalik membawa kebahagiaanku kembali :(

Indahnya tak lagi dirasa, hangatnya perlahan menjelma menjadi dingin beku yang tak terperi, dimana kira kira harum candanya pergi? iya kemana? Ya Robbi, bilakah semua ini  akan berakhir indah, aku dan rusukku dapat berdiri dalam satu garis takdirMu…

Telah kutinggalkan semua salah dan khilaf dalam sujudku malam ini, kuserahkan jiwa dan ragaku dalam 1/3 malamMu, mohon ampun padaMu atas jiwa yang telah kusakiti hatinya, atas jiwa yang menangis karena keberadaanku. Astaghfirullahaldzim

Sungguh semua urusanku telah ada dalam lauh mahfudMu, seharusnya ku tak perlu risau akan semua ini, jangan biarkan ini menjadi celah syetan untuk  menjerumuskanku, kuserahkan segala urusan ini padaMu Ya Robb, aamin

*dalam hening malam yg damai (Lombok timur, 11/09/11)

Akhir Dunia ‘UNGU’ part 2


Melihat tawamu
Mendengar senandungmu
Terlihat jelas di mataku
Warna-warna indahmu

Menatap langkahmu
Meratapi kisah hidupmu
Terlihat jelas bahwa hatimu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

Sifatmu nan s’lalu
Redahkan ambisiku
Tepikan khilafku
Dari bunga yang layu

Saat kau disisiku
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

For all Tutorial 4 member : mba Dewi, mba Nurul, mba Ririn, Na’im, Elmida, Rini, Lia, Tyas, Citra, Amin, Ellyda, Ima, dan Syami… :) , terimakasih atas kebersamaan ini, jangan lupakan masa masa kuliah D4 kita, doa saya agar  kelak  kita dipertemukan ketika  sudah meneguk manisnya kesuksesan, mungkin ada yang menjadi bidan sukses, punya BPS/RB/RS sendiri, dosen yang baik, ketua prodi kebidanan, kepala ruangan bersalin, atau malah menjadi professor [aamiin]

Selamat tinggal kawan, semoga persahabatan ini takkan lekang dimakan waktu :(

Selamat tinggal Jogja dan memori di dalamnya :(

*Last day in Jogja, 23rd August 2011

Biarkan saya…

Tidak perduli betapa sering rasa kecewa itu datang, tidak perduli betapa sering punggung itu berlalu, tidak perduli lagi dengan rasa ini :(

Dan sekarang hanya akan ada DIA, DIA, dan DIA, karena DIA tak kan pernah membiarkan saya sendiri, tak mengapa punggung itu berlalu :( tak mengapa jika tak ingin menoleh kebelakang, air mata ini takkan lagi menetes dengan sia-sia

Kembalikan saya yang dulu, karang yang tegar walau ombak  ganas menderu, yang tak pernah nyeri walau tergores. Biarkan saya bersama DIA saja, saya kembalikan kamu kepada PEMILIKmu, sekali lagi jangan pernah menoleh kebelakang

Terimakasih sudah memberikan hikmah dipintu ramadhan kali ini, menjadikan saya lebih dekat lagi denganNya, menjadikan saya terus terus dan terus memperbaiki diri, karena akan segera tiba kebahagiaan itu, bahagia dengan pilihanNYA untuk diri masing-masing

Kini telah tiba saatnya untuk mengatakan

Biarkan saya sendiri dulu Photobucket

Pribadi-mu

Pribadi yang tidak pernah marah, ah mengapa saya tak pernah mampu menjadi beliau :( , saya ingin mengerti pribadi itu lebih banyak, ingin sekali menjadi bagian  yang istimewa dari pribadi itu. Mungkin karena hidup [menurut beliau] penuh dengan cobaan yang jauh lebih berat, mungkin karena beliau juga pernah berada dititik terendah, lalu dimanakah kira-kira saya di hati beliau?

Tahukah bahwa banyak orang-orang sekeliling yang sangat menyayangi beliau, ayah ibu, adik-adik, sahabat dan teman-teman, tapi beliau tidak pernah menayakan hal ini, karena jika iya saya akan dengan tegas mengatakan bahwa akan senantiasa setia untuk menjadi salah satu dari mereka. Sebentar lagi waktu akan memisahkan saya dan beliauPhotobucket, perpisahan yang kerap menjadi mimpi buruk untuk saya, apa lagi yang harus saya katakan  saya ingin hari-hari ini berlalu tanpa pernah saya sesali kelak, dan hal ini lah yang saya lihat dari pribadi-mu, jauh dekat akan sama saja :(

Salahkah saya mengatakan bahwa mimpi adanya ketika mengharapkan bahwa kehadiran saya bisa meringankan masalah , bukan  menjadi penambah masalah yang selalu beliau katakanPhotobucket, tahukah bahwa sosok siapakah setelah ibu yang saya harapkan ada ketika hati ini gundah?. Dan sekarang siapakah yang bertanggung jawab atas tetesan bening yang tak sanggup saya tahan ketika sendiri, bisakah beliau menjelaskan siapa sebenarnya sosok misterius yang selalu mengganggu tidur saya, sosok yang juga menginginkan beliau sama seperti saya :(

Maafkan…karena saya tidak lebih dari setetes air hangat yang mencoba melumerkan bongkahan hatimu yang dingin itu :(

Maafkan Saya yang Tak sempurna

*Sebuah catatan untuk saudaraku :

Sebuah pesan singkat yang menyesakkan dada, haruskah saya berdiam diri atas semua masalah saudara saya, bukankah masalahnya adalah masalah saya jugaPhotobucket, apalah arti sebuah hubungan jika tak ada kepedulian didalamnya, salahkah saya mempertanyakan lagi hadir saya untuknya?

Apakah saya harus melempar diri sejauh mungkin tatkala saudara saya sudah bergelut dengan “masalah” nya, sesuatu yang seharusnya tidak perlu dipermasalhkan adanya ketika saudara saya mampu mensyukuri sekecil apapun nikmat yang Allah berikanPhotobucket, masalah yang seharusnya bisa dipetik hikmahnya karena kehidupan adalah gudang berbagai cobaan dan ujian, hidup tanpa ujian dan coban berarti MATI bukan?, pikirkanlah bahwa nikmat yang telah diterima dari Allah jauh lebih besar dari masalah ini, berapa banyak yang tak punya orang tua lengkap  yang bersedia memenuhi segala kebutuhan kuliah seperti yang saudara saya miliki? berapa banyak orang yang terbaring tak berdaya dengan anggota tubuh tak sempurna ketika saudara saya mampu belajar, membaca, menulis dengan segala fasilitas yang dimiliki, pernahkah saudara saya berfikir bahwa bagaimana perasaannya jikalau kedua saudara perempuannya diperlakukan seperti yang ia lakukan pada saya sekarang :(

Mungkin saya terlalu berlebihan, iya saya terlalu berlebihan…mungkinkah saya menuntut perhatian lebih jika saudara perempuannya saja mengaku tidak bisa mendapatkan itu :(

Bukankah saudara saya yang senantiasa mengatakan untuk selalu berfikir positif,  yang selalu menarik tangan saya  ketika tertimpa kegundahan dan sekarang jujurlah  pada saya, apa yang menyebabkan saudara saya berbeda sekarang? ketakutan pada kegagalankah? ataukah kegelisahan dalam menatap masa depan?

Jikalau itu benar, tak perlu khawatir dengan berbaik sangka kepada ALLAH akan merubah musibah menjadi anugrah, kesedihan menjadi kegembiraan. Karena ALLAH mengikuti prasangka hambaNYA. Ujian, masalah bertubi2, merasa diri rendah bahkan tak berguna yang terjadi akan berubah dalam sesaat menjadi kekuatan hidup yang kian membuat  saudara saya lebih bijaksana dan dewasa.

saya memang selalu menjadi bebanPhotobucket, saya selalu bersikap bahwa sayalah yang paling benar, saya makhluk tak berguna untuk saudara saya :( , jadi maafkan bila saya tak sempurna seperti yang terfikirkan selama ini :(

Ya Allah…saya benar-benar dalam posisi tak menentu :( , saya serahkan akan kemana saya dan saudara saya ini pada akhirnya, berikan yang terbaik Ya Allah. Aamiin