Monthly Archives: February 2012

Penggalan rasa


Ada sepenggal hati yang berjalan menyusuri waktu, mengiringi degup cerita usang. Menanti matahari hati, bersama asa yang tak terhingga, menanti rembulan jiwa, bersama rasa yang tak teredam

Merasakan perih tak tertahankan yang tak pernah saya mengerti. Ingin rasanya mengadu berteriak kelu

Apa yang terjadi Tuhan?

Jujurlah… jika memang rasamu bukan untukku, lepaskan jika itu membuat beban, jangan hadirkan harapan harapan yang ternyata sebuah topeng

Mengetahui bahwa semua itu tak lebih dari sebuah keterpaksaan, secuil rasa dimasa kecil kita . Mungkin pedihnya melebihi sayatan sembilu. Sungguh saya tidak mau ada disitu

Mungkinkah bagimu, saya hanyalah duka semata ?

Maka untuk yang saya kasihi, jangan biarkan saya lebur dalam pedih itu, jangan biarkan saya merasakan sakit itu, maka bebaskanlah rasa jika kau merasa begitu

Bahagiakan dirimu, kuatkan hatimu untuk jalani indahnya kehidupan… do’a tulus ini takkan pernah putus dalam setiap sujud

Tapi bulan akan selalu berteman malam, matahari pun tak akan tinggalkan senja, begitu pula cinta kita. Suatu hari nanti, akan ada tempat dimana hanya ada saya dan kamu

Tuhan,
Semoga semua ini menjadi bagian dari rencana besar Mu, untukku dan dia…

East Lombok, February 28, 2012, 00.01 am
**Jadzakillah, atas cinta yang telah hadir dalam hati ini**

KB untuk hidup yang lebih baik

Hayoo siapa yang masih menganggap KB hanya urusan wanita????

Lho katanya sekarang zamannya emansipasi, jadi wanitalah yang harus mengurusi masalah begituan….ya kan???? yang jawab ini sudah tentu kebanyakan kaum pria :mrgreen:

Memang benar… tapi masa iya KB diurusi istrinya aja, suaminya tidak pernah mau tahu…. bikinnya kan bareng, jangan mau enaknya aja donk ishh!!!! [mulai gemezZzz] :oops:

Hari ini jadwal pelayanan KB gratis di Puskesmas saya, dari sekian puluh manusia pagi ini, mungkin dianggap aneh kali ya mengharapkan barang dua atau tiga orang diantaranya adalah pria, hahahha……. lagian mau pasang KB apa??? tu kan banyak yang belum tahu, metode kontrasepsi yang tersedia memang kebanyakan diperuntukkan untuk wanitaPhotobucket, tapi ini tidak menutup kemungkinan pria juga berpartisipasi di dalammya, kondom misalnya… dan kebanyakan ibu2 menolak menggunakan dengan alasan kurang nyaman….hmmm susah memang :neutral:

sungguh besar pengorbanan wanita ya… merasakan beratnya membawa janin selama 9 bulan, merasakan dekatnya kematian saatnya persalinan, dan lagi berletih letih mengurus dan menyusui bayi ditambah lagi dengan menggunakan kontrasepsi bagi yang ingin menunda kehamilan….ishhhhh merasakan sakitnya kulit yang diiris ketika memasang implant, pil yang tidak boleh lupa untuk diminum, sakitnya bokong yang terus menerus disuntik setiap bulannya, menghadapi omelan suami saat benang IUD sedikit saja lebih panjang :(

Fenomena masyarakat yang tidak langka lagi apalagi yang jauh dari perkotaan, contohnya daerah saya ini… masalah pendidikan yang bukan lagi prioritas, umur 20 tahun kebanyakan sudah punya anak balita, setiap keluarga setidaknya punya lima anakPhotobucket, dan tentu saja angka kawin cerai yang cukup tinggi. Kebanyakan dari mereka takut gemuk karena ber-KB, membuat suami suami mereka merasa tak nyaman, lagi lagi alasan teknis – demi misua -  huhh…..

besok kalau sudah punya anak suamiku aja yang tak suruh KB ya, haaaahahha….. celoteh saya dan teman teman siang tadi, yups….setidaknya walaupun suami tidak secara langsung berpartisipasi tapi tetap memberikan perhatian dan mendukung metode kontrasepsi yang dipilih istri,  ini baru pilihan yang bijak ya gak :lol:

Banyak Anak banyak rejeki, pepatah lama yang ada benarnya juga….karena setiap anak pasti membawa rejeki masing masing , tapi orang tua mana yang tak ingin anaknya sehat, pendidikan terjamin, sholeh solehah, pokoknya terpenuhi kebutuhan lahir bathin setiap anak… jadi mending pilih mana sedikit tapi benar benar terpelihara daripada banyak tapi tak terurus????

PhotobucketTapi kembali lagi pada masing masing orang, mengingat masih adanya pro dan kontra seputar KB di sebagian kecil masyarakat….banyak anak pasti takkan masalah bagi orang yang merasa mampu untuk memberikan kehidupan yang layak untuk anak2nya, kan… jadi inget jargon BKKBN…..yang 2 anak cukup, hahaahh…… entah mengapa saya lebih suka jargon yang ini sebelum diganti menjadi 2 anak lebih baik…gag tau deh dengan teman teman :)

pic here

Pentingnya punya kalender pribadi

“Mil, masa suburku kapan ya…???”

“Mil, gimana tahu perkiraan lahir anak…???”

pertanyaan yang sering saya dapat dari teman teman :D , terakhir pertanyaan pertama diatas, hee… Ari sahabat saya meminta untuk dihitungkan masa suburnya, sepertinya Ari lagi program punya anak nih temans :) maka, saya akan tanyakan siklus menstrusinya teratur atau tidak dan tanggal biasa menstruasi setiap bulannya, dan kebanyakan dari teman teman pasti mengatakan tidak mengerti dan tidak biasa mengingat kapan seharusnya menstruasi tiba…. duh aduh jika sudah begini saya mana bisa jawab :(

penting lho buat cewek mau yang belum menikah maupun sudah untuk memiliki kalender pribadi, kalender saku yang hanya dimengerti oleh kita sendiri dalam artian kalender untuk mencatat segala macam aktifitas hormonal termasuk menstruasi setiap bulan, terutama yang sudah menikah dan berencana memiliki momongan nih :P penting untuk mengetahui masa subur dan kapan waktunya ovulasi [sel telur dibebaskan untuk siap dibuahi]

Kalender ditandai tanggal pertama mendapat menstruasi  sampai hari terakhir menstruasi [dicentang, dibuletin, atau dikasi warna terserah ;) ] begitu seterusnya setiap bulan. Normalnya, menstruasi berlangsung selama 3 – 7 hari. Siklus menstruasi [dihitung dari hari pertama periode menstruasi – hari dimana pendarahan dimulai disebut sebagai hari pertama yang kemudian dihitung sampai dengan hari terakhir – yaitu 1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya dimulai] bervariasi pada tiap cewek dan hampir 90% memiliki siklus 25 – 35 hari, gampangnya dikatakan teratur biasanya jika sekitar 28 hari sekali menerima tamu bulanan secara rutin :oops:

Ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya datang, jadi yang menstruasi teratur pasti bisa menentukan kapan ovulasi terjadi…. nah masa subur adalah plus minus 2 hari dari hari ovulasi atau hari ke-12 hingga hari ke-16 dalam siklus haid

contohnya untuk teman teman yang pertama menstruasi semisal tanggal 10 Februari 2012 maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 21 Feb dan hari ke-16 jatuh pada tanggal 25 Feb. Masa subur yaitu sejak tanggal 21 Feb hingga tanggal 25 Feb, jika melakukan hubungan seksual diantara tanggal tersebut InsyaAllah deh :)

trus Mil, gimana menentukan perkiraan lahir bayi…???

gampang, bidan atau dokter cukup berbekal kapan hari pertama menstruasi terakhir ibu, ibu yang pernah periksa ke bidan atau dokter mesti pernah ditanya yang satu ini kan ;)

dengan rumus :

HPL [hari perkiraan lahir] = HPHT [hari pertama haid terakhir] + 7 hari – 3 bulan

contohnya ada ibu hamil yang mengaku telat mens 1 bulan, si ibu mengatakan terakhir mens bulan Januari 2012 tanggal 12. Jadi HPL =  12+7= 19 Januari 2012, lalu dikurang 3 bulan = 19 Oktober 2012, bayi bisa lahir maju/mundur seminggu dari tanggal 19 Oktober 2012, mudah?

Nah, penting kan mengingat siklus menstruasi setiap bulannya, selain untuk mendeteksi kelainan, menentukan masa subur, juga untuk perkiraan lahir… berguna juga sebagai metode KB alami yang dinamakan metode KB Kalender… dengan menghindari berhubungan seksual pada masa subur, ini mencegah bertemunya sperma dan sel telur, dengan begitu kehamilanpun bisa dihindari….

pic here

Patah tumbuh hilang berganti

Di fesbuk hampir semua teman semasa studi dari TK sampai PT bisa ditemukan, I’ve got my story and my friends disini [jangan meremehkan jejaring yang satu ini :mrgreen: ] sampai sampai saya memiliki group masing masing tingkatan studi saya tersebut, ah… they’ve already been part of my life alumni SD 04 ku, alumni SMP 01 ku, alumni IPA 1 SMA 1 ku, MIDDYSEGAZ ku, dan aksi tutor 4 ku :)

Dan hingga kini otomatis sudah ada 5 perpisahan yang saya alami SD, SMP, SMA, D3, dan D4. Seringkali mencoba-coba mengingat indahnya setiap masa itu. Namun, tidak ada yang perlu disedihkan, karena akhirnya kita bertemu penggantinya yang baru kan :cool:

Dari setiap masa itu, saya belajar banyak tentang arti persahabatan bagaimana menikmati mbosenin, nyenengin, lucunya hari hari saya waktu itu, akan selalu ada beda yang ternyata sedikit demi sedikit mengajarkan arti kedewasaan , dan dari sekian banyak perpisahan ini, yang paling membekas di memori sekaligus menyedihkan adalah perpisahan dengan sahabat kuliah saya, hee…ya iyalah ini baru beberapa bulan yang lalu :)

kuliah- ngerjain tugas bareng- Jalan-jalan – gowes – ledek-ledekan – galau bareng- curhat – makan siang – kuliner -taun baruan- nginep – dan banyak lagi, kadang rindu kebersamaan di kota gudeg itu tak bisa saya bendung [apa sayanya yang lebay] ah entahlah apalagi sekarang dunia kerja ini hampir menyita banyak waktu luang saya, hampir tak ada waktu yang saya habiskan untuk bersantai :( , sahabat dan lingkungan baru yang menurut saya masih kurang terbuka dengan kehadiran saya [semoga ini hanya masalah adaptasi dan waktu]

Setelah lulus kuliah saya memutuskan kembali ke kampung halaman, otomatis yang tersisa teman sekolah dasar sampai SMA dari semua itu paling yang tertinggal hanya sebagian kecil saja, kebanyakan sudah memiliki dunia masing masing dan sudah punya sahabat yang lain, menikah dan memiliki anak… kadang sedih juga sih saya dan mereka tak bisa seperti dulu lagi :sad:

Dan hanya dunia maya sedikit mengobati rindu saya akan Jogja dan sahabat kuliah sekarang, haa…..lagi lagi Jogja, saya banyak membahas kota ini karena disinilah saya menemukan dunia baru, kota yang mampu menghipnotis saya untuk kembali dan kembali lagi, tempat menemukan sahabat sahabat terbaik dan tentu saja masalah  HATI :P

Setelah berpengalaman kesekian kali, sekali lagi akan jumpa dengan aroma perpisahan. Kuliah, yang katanya ga seindah SMA, ternyata saya nikmati juga. Sekali lagi, yang datang akhirnya terganti kan ;)

Don’t be dismayed at goodbyes. A farewell is necessary before you can meet  again and meeting again, after moments or lifetime, is certain for those who are friends -Richard Bach

Super DAD


Huaaaa…minggu ini benar benar hari lahir, belum genap 2 minggu di bulan ini begitu banyak tangisan bayi mungil tanpa dosa menghiasi Puskesmas, ini juga yang membuat tidak sempat mengerjakan pe-er 12an yang datang pada saya, duh maaf, beribu maaf :(

dari sekian bayak kelahiran bulan ini, saya ingin bercerita tentang seorang super DAD [menurut saya] yang sempat membuat heboh lantaran si ayah nekat membantu kelahiran 3 dari 5 anak yang dimilikinya di rumah, mengingat si ayah samasekali tak punya backround kesehatan, ini juga membuat miris karena Puskesmas sedang galaknya meningkatkan cakupan pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan Photobucket, sempat dibuat bingung juga oleh kasus ini padahal puskesmas maupun polindes mudah dijangkau dari kediaman keluarga kecil ini, sampai suatu hari, si ibu dibawa ke Puskesmas karena prolapsus uteri [rahim yg keluar dari jalan lahir] akibat tarikan yang kuat karena mungkin diduga masih bagian dari plasenta [ari-ari] oleh si ayah saat melahirkan anak kelimanya, bayi yang baru lahirpun hanya diberikan perawatan seadanya, gunting yang digunakan untuk memotong talipusatpun mungkin hanya gunting biasa yang samasekali tidak steril, benang pengikat tali pusat hanya benang jahit yang belum tentu bersih, ckckkck

tak habis pikir juga sebenarnya seorang ayah mampu melakukan semua ini, merasa sudah terbiasa menolong kelahiran 2 anak terdahulunya, merasa bisa juga menolong kelahiran anak kelima ini, tapi kegawatan pasti tak ada yang bisa menduga kedatangannya.

Photobucket

siapapun yang melihat keluarga kecil ini mesti speechless, tak terkecuali saya… saya melihat masih adanya kepercayaan yang kental di keluarga ini, si ibu yang seorang hijaber sejati [bercadar], selalu tertutup dengan masyarakat sekitar terutama tenaga kesehatan, tidak pernah menggunakan KB, dan memiliki anak yang masih kecil kecil dengan jarak usia anak satu dengan anak lain sangat rapat. Masyarakat yang belum memiliki kesadaran akan pentingnya hidup sehat, banyak yang sudah memiliki anak di usia yang jauh dari usia sehat bereproduksi, banyak persalinan  yang masih ditolong oleh dukun dan bukan tempat pelayanan kesehatan, rata rata setamat SMP sudah menikah…. jadi penyuluhan kesehatan reproduksi pun serasa sia-sia :(

Bila sudah begini ujung ujungnya Bidan pasti jadi bahan pembicaraan, merasa tak mampu memaksimalkan akses pelayanan kehamilan dan persalinan… tapi saya sadar masyarakat kita pasti tak sedikit yang seperti ini, ini adalah tantangan terbesar Bidan apalagi di Lombok yang angka kematian ibu dan bayi masih cukup besar di Indonesia.

Photobucket

Once moment in time …

Nothings Gonna Change My Love For You (George Benson)

If I had to live my life without you near me
The days would all be empty
The nights would seem so long, with you I see forever
Oh, so clearly, I might have been in love before

But it never felt this strong
Our dreams are young and we both know
They’ll take us where we want to go

Hold me now
Touch me now
I don’t want to live without you

Nothing’s gonna change my love for you
You ought to know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I’ll never ask for more than your love

Nothing’s gonna change my love for you
You ought to know by know how much I love you
The world may change my whole life through but
Nothing’s gonna change my love for you

If the road ahead is not so easy
Our love will lead the way for us
Like a guiding star
I’ll be there for you if you should need me

You don’t have to change a thing
I love you just the way you are
So come with me and share the view
I’ll help you see forever too

Hold me now
Touch me now
I don’t want to live without you

**My lips start whispering u’r name…unrestly…Trying hard to hold you…heartly…Wish the miracle pours our hope with love :cry: