Monthly Archives: August 2010
Jangan Lupakan Sahabat
Dan bila nanti kau ingat kembali masa-masa ini lah yang akan kita kenang selalu
Setelah wisuda saya berlalu, teman-teman termasuk juga saya tentu sudah menyusun rencana untuk masa depan selanjutnya, iyah kami akan melanjutkan hidup kami masing-masing
. Maka sebelum waktunya untuk berpisah saya dan kelima sahabat saya meluangkan waktu untuk berbuka puasa bersama
, duduk bercengkrama seperti yang kami lakukan di hari-hari sebelumya, mengenang 3 tahun masa-masa indah kebersamaan kami , berjuang bersama melawan getirnya proses pendidikan, tawa canda dan air mata menghiasi indahnya persahabatan kami.
Keep fight my dearest friend… With love…
Tidak terasa 36 bulan kami bersama, masih terbayang dalam ingatan saya ketika hari pertama kuliah, saya sama sekali tidak mengenal seseorang pun, sampai saya berkenalan dengan sahabat-sahabat saya, akrab dan saling berbagi hingga sekarang, mengenang masa-masa OSPEK dulu , duduk berjejer ketika kuliah di mulai, cekikikan ketika ada dosen yang bertingkah lucu, ataupun ada seorang teman yang tidur saat kuliah dimulai,
jika UAS ataupun MID semester tiba, kami mulai sibuk dengan handout dan fotokopian soal yang tingginya melebihi bantal kami
, berdiskusi di meja bulat kafe kampus saya, dan bila ada salah satu diantara kami yang berulang tahun maka bersiaplah untuk mendapat kejutan dan bersedia mentraktir kami makanan yang enak-enak.
Dan saat praktek kilinik adalah pengalaman yang melatih kesabaran kami, membagi waktu di sela sif-sif praktek, menulis 315 asuhan kebidanan hingga jari-jari saya hampir kram, belum lagi menghadapi senior dan pembimbing praktek yang galak dan suka membentak
, lelah dan kurang tidur sudah tentu kami rasakan, akan tetapi semua perasaan itu lenyap dengan rasa puas ketika kami berhasil menolong kelahiran bayi manusia ke muka bumi, bau amis darah dan ketuban adalah teman sehari-hari kami.
Proud to be part of the civitas academica of STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta
Dan sekarang, kami akan melanjutkan hidup masing-masing dengan bekerja, ataupun menikah seperti yang dilakukan kebayakan teman-teman saya
. Adapun rencana sahabat saya Nurul yang katanya ingin menjadi Bidan desa di kampungnya, Asih, Winda , dan Nana ingin bekerja dulu di Jogja [Mila, mau ngapain. Mil...???], he eh…sama seperti Rini dan Lia saya memutuskan untuk melanjutkan studi saya. InsyaAllah
Jangan lupakan saya sahabat, seperti saya tidak pernah mencoba untuk melupakan kalian, ingatlah janji kita untuk menjadi perempuan-perempuan sukses di masa depan, sebentar lagi waktu akan memisahkan kita, perpisahan ini mungkin yang terbaik, percayalah bahwa di bumi Allah yang berbeda kita akan mendapat persahabatan yang lain yang lebih baik seperti persahabatan kita yang sekarang ini.
Sampai jumpa kawanku semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Tahap yang Terlewati [Unforgotable Moment]
Alhamdulillah… satu tahap penting dalam hidup saya berakhir sudah
, bukan berakhir atau tepatnya saya baru akan menghadapi dunia yang sesungguhnya setelah ini. Hufff…perjuangan saya selama ini ternyata tidak sia-sia, berkat doa dan dukungan dari orang tua, keluarga juga teman-teman, saya berhasil melewati 3 tahun proses pendidikan saya dengan lancar
, doa saya untuk bisa lulus tepat waktu dikabulkan oleh Allah SWT.
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS. Alam Nasyrah : 6-7)
Iyah, dari ayat Allah diatas saya belajar, bahwa saya tidak boleh cepat puas dengan apa yang sudah saya raih sekarang ini, kedepannya saya pasti akan menghadapi sesuatu yang tidak pernah ada dalam bayangan saya sebelumnya, yang lebih besar , lebih pahit dan lebih getir dari apa yang pernah saya hadapi sebelumnya
, bukannya hidup itu adalah perpindahan dari satu masalah ke masalah lain, inilah yang nantinya akan membuat saya dewasa dan lebih mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada saya.
Terlepas dari semua itu, ramadhan kali ini adalah ramadhan terindah, karena di dalamnya saya bisa mempersembahkan toga pada kedua orang tua saya, moment wisuda ini adalah hadiah untuk beliau, saya sadar ini sama sekali tidak sebanding dengan apa yang telah beliau berikan pada saya
, ini tidak akan pernah bisa membayar ketulusan doa dan kasih sayang yang saya dapatkan, tapi setidaknya dalam moment ini saya ingin membuktikan bahwa saya bisa menjadi puteri yang bisa beliau banggakan
.
Opening Post
Alhamdulillah…Puji syukur tak henti-hentinya saya ucapkan kepada Allah atas kemudahan yang diberikan dalam melewati cobaan dan kerikil tajam dalam perjalanan menyelesaikan TA saya
, tahap yang merupakan perjalanan akhir menyelesaikan kuliah, perjalanan yang benar-benar menguras tenaga dan pikiran saya. Setelah menepi selama hampir 42 hari, saya sekarang benar-benar bisa bernafas lega, selama 42 hari pula rasanya sedetik waktu sangatlah berharga
.
Dan hari ini, pelaksanaan yudisium tibalah sudah, nama saya menggema diantara ratusan nama teman satu angkatan saya yang berhak mengenakan TOGA seminggu lagi
Alhamdulillah wa syukurillah, sungguh hadiah istimewa di pintu ramadhan kali ini, dan hari ini saya ingin bertafakur sejenak mengenang betapa Allah memberikan kekuatan dan kesabaran hingga detik ini, mengenang pahit manisnya 3 tahun masa kuliah saya,
air mata dan tawa silih berganti menghiasi perjalanan hidup saya, perjalanan hidup yang mengajarkan saya arti kedewasaan.
Hmmm…di postingan pertama ini juga saya ingin berteimakasih atas doa dan dukungan teman-teman di postingan saya sebelumnya
, sekarang saya sudah kembali membawa oleh-oleh kelulusan saya yah
, semoga saya bisa terus ada dengan kalian untuk berbagi tentunya. Selagi masih awal ramadhan saya mengucapkan selamat menunaikan puasa untuk kita semua, semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari ramadhan sebelumnya dan Allah masih memberikan kita izin untuk bertemu dengan ramadhan-ramadhan selanjutnya, Amien!!!!

